Selasa, Mei 19, 2009
Punguan Simbolon Dohot Boruna Se-Indonesia (PSBI) Wilayah Kota Medan dann Sekitarnya Periode 2007 – 2012 Resmi Dilantik
Sumber: Sketsa Publik Edisi 37: 25 Februari – 1 Maret 2008
Medan, SP. Pengurus Punguan Simbolon dohot Boruna Se-Indonesia (PSBI) Wilayah Kota Medan dan sekitarnya terbentuk dan ini merupakan hasil amanat Kongres Nasional I yang diadakan pada tanggal 29 Juni 2007 di Hotel Toledo Inn Tuktuk Siadong.
PSBI yang telah mempunyai kantor yang representatif terletak di Jalan Danau Tona No.77 Bendungan Hilir Jakarta Pusat mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan salah satu realisasi hasil Kongres Nasional I PSBI.
Dijelaskan oleh Sekretaris Jenderal PSBI Kol Drs. Anthon Simbolon, M.Si bahwa PSBI Wilayah Medan sudah memiliki kantor berlamat di Jl. Bukit Barisan II No. 45A Medan, juga di Pematang Siantar di Mega Land Jl. Asahan, Sidikalang (Dairi) Jl. Nusantara, Pangururan (Samosir) Jl. Sisingamangaraja, Perdagangan (Simalungun) Jl. Raya Siantar dan akan menyusul di Balige, Dolok Sanggul, Muara, dan Siborong-borong. Peresmian kantor yang telah disebutkan di atas akan dilaksanakan pada ppada tahun 2008 ini.
Sementara itu, PSBI juga berencana membuka kantor PSBI Wilayah Lampung, Bengkulu, Pekan Baru (Riau), Jambi, Batam (Kepri), Bandung, Semarang, dan Surabaya.
Ditambahkan oleh Anthon Simbolon, bahwa semua ini bertujuan untuk menghidupkan fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi seperti fungsi-fungsi: Agama, Budaya, Kepemudaan, Koperasi (UKM), Pendidikan dan Latihan, SDM, dan lainnya bisa berjalan dalam rangka peningkatan kesejahteraan para anggotanya.
Salah satu karya besar yang telah dilakukan PSBI adalah penyelenggaraan Pesta Bolon “Visit Samosir 2007” di Pangururan pada tanggal 1-7 Juli 2007 yang lalu, yang dampaknya sangat terasa pada peningkatan Kepariwisataan di Kabupaten Samosir sekaligus peningkatan perekonomian masyarakat Samosir. Dan pada bulan Juli 2008 PSBI akan melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Muara-Tapanuli Utara.
Adapun Pengurus unguan Simbolon dohot Boruna Se-Indonesia (PSBI) Wilayah Kota Medan dan sekitarnya periode 2007-2012 adalah sebagai berikut:
Penasehat:
Drs. Daulat Simbolon/Br. Sianipar,
Sahat Evodius Simbolon/Br. Sitorus,
Tuan Marsaut Raja Simbolon, SE,
M. Jawasi Simbolon, SE.Ak./Br. Silalahi,
Drs. M. Frans Simbolon, S.Ag/Br Simatupang,
St. Horas Simbolon/Br. Hutagaol,
Midian Simbolon/Br. Hutagalung.
Pengurus Harian:
Ketua Umum : Drs. Wahington Simbolon/Br. Sianipar
Ketua I : Werbanus Simbolon/Br. Napitupulu
Ketua II : Walduin Simbolon/Br. Manik
Ketua III : Efendi Simbolon/Br. Manurung
Ketua IV : Drs. Tumpal Simbolon/Br. Samosir
Sekretaris Umum : Ampera Simbolon, SE/Br. Bako
Sekretaris I : Drs. Japenta Simbolon/Br. Siringo-ringo
Sekretaris II : Rudi Simbolon, ST/Br. Simanjuntak
Sekretaris III : Elvin Tumanggot/Br. Simanjuntak. Drs.
Bendahara Umum : Drs. M.F. Samosir, M.Sc/Br. Simbolon
Bendahara I : Drs. E.G. Pandiangan/Br. Simbolon
Bendahara II : N. Bulus . Sinaga, SH/Br. Simbolon
Seksi Paradaton: Jailing Eliezer Simbolon/Br. Silalahi (Koordinator)
Anggota: Drs. Apul Simbolon/Br. Sirait, Drs. M.A. jatinius Simbolon/Br. Situmorang, Ramlan Simbolon/Br. Sinaga, Julaga Simbolon/Br. Manalu, Drs. Dunan Simbolon/Br. Manalu, Masintan Simbolon/Br. Napitupulu, St. Nahampun Simbolon/Br. Barasa, Tom Situmorang/Br. Simbolon.
Seksi Kerohanian: St. K. Simbolon/Br. Manullang (Koordinator)
Anggota: St. Jamanter Tumanggor/Br. Hutabarat, St. W.M. Simbolon/Br. Sinaga, St. Ch.O. Parlindungan Sitompul/Br. Simbolon, St. Drs. T. Tampubolon/Br. Simbolon. Drs. Manangkas Tinambunan/Br. Simanjuntak.
Seksi Hukum: Sartono Simbolon, SH/Br. Sinaga (koordinator)
Johnni Pulotar Simbolon, SH/Br. Manurung, Laudin Simbolon, SH/Br. Naipospos, Waspin Simbolon, SH/Br. Hutasoit, Sabar Simbolon, SH/Br. Sinurat, Andy Lumban Gaol, SH/Br. Simbolon, Leo Simbolon, SH/Br. Samosir
Seksi Humas/Publikasi: Tumpal F. Simbolon/Br Siregar (Kordinator)
Anggota: Sumba Simbolon, ST/Br. Silaen, Drs. Robinson Simbolon/Br. Perangin-angin, Drs. Christoffel Simbolon/Br. Nababan, Ringgas Nahampun/ Br. Meha.
Seksi Penelitian dan Pengambangan; Ir. Saut Simbolon, M.Sc/Br. Napitupulu (Koordinator)
Anggota: Jelemen Tumanggor/Br. Sihotang, Drs. Mopul Simblon/Br. Sihombing, Drs. Parlindungan Simbolon/Br. Hutabarat, Prof. Dr. Ponten Naibaho/Br. Simbolon, Ir. Manogar Situmorng/Br. Simbolon
Seksi Usaha/Koperasi: Drs. Sahat Simbolon, M.Si/Br. Manullang (Koordinator)
Anggota: Drs. Darwin Simbolon/Br. Gultom, Drs. Binter SimbolonAk./Br. Silalahi, Ir. Binsar Simbolon/Friska Hutapea, SH, Tiopan Simbolon/Br. Sagala, Ajuando Naibaho/Br. Simbolon, Ir. Darwin Panjaitan/Br. Simbolon, Saut Martua Simbolon/Br. Sianturi
Seksi Generasi Muda/Pendidikan: Ir. Ramses Simbolon, M.Si/Br. Sitompul (Koordinator)
Anggota: Drs. Exaudi Simbolon/Br. Sinaga, Letda Binton Simbolon/Br. Nainggolan, Drs. Gelbok Simbolon, M.Pd/Br. Siahaan, Ir. L. Simbolon/Br. Malau, Kardiman Simbolon/Br. Sinambela, St. D. Pardede/Br. Simbolon, Drs. S.V. Simbolon/Br. Gurning, Tualda Simbolon, S.Pd/Br. Sinambela.
Seksi Peranan Wanita: Ny. T.F. Simbolon Br. Sinaga (Koordinator)
Anggota: Ny. Tumpal Simbolon Br. Samosir, S.Pd, Ny. M.F. Simbolon Br. Simatupang, Ny. Gelbok Simbolon Br. Siahaan, Ny. M.F. Samosir Br. Simbolon, Ny. Simanjuntak Naeklan Br. Simbolon M.Pd, Ny. NBM Sinaga Br. Simbolon, SH., M.Hum
Koordinator Wilayah: Marlon Simbolon (Medan Barat), Tumpal Simbolon (Medan Timur), Buha Simbolon (Medan Selatan), Efendi Simbolon (Medan Kota)
Demikianlah nama-nama Pengurus Punguan Simbolon dohot Boruna Se-Indonesia Wilayah Medan dan sekitarnya yang ditetapkan pada tanggal 5 Oktober 2007 yang lalu dan ditandatangani oleh Ketua Tim Formatur Drs. Daulat Simbolon dan Sekretaris Drs. M. Frans Simbolon. Semoga dengan pelantikan pengurus ini, Punguan Simbolon dohot Boruna Se-Indonesia Wilayah Kota Medan dan sekitarnya dapat melaksanakan tugas keorganisasiannya dengan baik sehingga Punguan ini dapat berkembang dan tetap jaya. (Fia)
Sabtu, Mei 16, 2009
Rakernas Simbolon Jadikan Momentum Kebangkitan Bona Pasogit
Bersatunya persepsi sejumlah tokoh-tokoh marga Simbolon se-Indonesia dalam Rakernas I Punguan RAKERNAS SIMBOLON JADIKAN MOMENTUM KEBANGKITAN BONA PASOGIT
Simbolon dohot Boruna se-Indonesia (PBSI) pada 7-8 Juli 2008, merupakan momentum kebangkitan kampung halaman Simbolon yaitu Samosir dan Muara. Rakernas kali ini dirangkaikan dengan peresmian Kantor Wilayah PBSI di Pangururan, Samosir, dan perayaan HUT PBSI di Lobu Tangga, Desa Silali Toruan, Muara.
Sebanyak 200 peserta PBSI dari seluruh Indonesia berhasil menetapkan AD/ART dan program kerja tahunan PBSI. Antara lain, yang terkait dengan pengorganisasian, pengaderan, kesekretariatan, UKM, koperasi, penelitian dan pengembangan (litbang), kemitraan, pariwisata, agrobisnis, pendidikan dan pelatihan, serta agama dan adat demi kemajuan bersama baik di bona pasogit maupun perantauan.
“Diharapkan melalui organisasi PBSI diperoleh dukungan dan perhatian untuk terbentuknya manusia–manusia intelektual,” kata Ketua Umum PBSI, Drs Effendi MS Simbolon.
Bupati Tapanuli Utara diwakili Sekda Drs Sanggam Hutagalung, mengatakan, Rakernas PBSI I yang dilaksanakan di Muara akan memiliki nilai historis. “Diharapkan kita bisa mengejar ketertinggalan dari orang lain untuk mampu menggali. Yang di kampung tidak bisa cepat maju kalau tidak ada yang mengangkat,” ujar Sanggam.
Ketua Pelaksana Rakernas Kolonel Drs Anthon Simbolon, MM mengatakan, rakernas yang baru pertama kali diadakan sejak PBSI terbentuk tahun 2007 dilaksanakan di Muara, supaya sejalan dengan kampung halaman atau bona pasogit marag Simbolon yang berasal dari Samosir dan Muara. “Namun, untuk pelaksanaan berikutnya akan bergulir hingga sampai ke Bali,” ujarnya.
Salah seorang fungsionaris PBSI, Ir Mangindar Simbolon yang juga Bupati Samosir, memaparkan letak geografis Kabupaten Samosir yang sangat strategis dikembangkan menjadi kabupaten pariwisata. Namun kabupaten ini masih memiliki kekurangan, dari segi ekonomi kehidupan masyarakatnya masih sangat lemah.
Menurut Mangindar pulau Samosir yang dikelilingi Danau Toba memiliki banyak objek wisata bernilai keindahan alam dan budaya, sebuah ciptaan Tuhan yang harus disyukuri. “Pola pembangunannya harus diubah, yakni dengan menumbuhkan kerja sama diantara masyarakat, investor, maupun pemerintah supaya bersinergi. Pembenahan infrastruktur sangat dibutuhkan saat ini,” kata Mangidar.
Salah satu bagian penting hasil Rakernas adalah terungkapnya silsilah garis keturunan marga Simbolon sebagai alat pemersatu. Marga Simbolon berasal dari leluhur Soriraja dan Martuaraja. Soriraja memiliki anak yakni Simbolon Tuan, Simbolon Altong Nabegu, Simbolon Pande Sahata, dan Simbolon Juara Bulan. Dan keturunan Martuaraja di antaranya Suhutni Huta, Simbolon Sirimbang, dan Simbolon Hapotan.
http://batakpos-online.com/content/view/312/
Simbolon Suhut Ni Huta Rayakan Paskah Di Cibubur
Guna mempererat tali persaudaraan serta persatuan di antara seluruh keluarga besar Simbolon Suhut Ni Huta yang berdomisili di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) punguan keturunan anak kelima dari tujuh bersaudara anak dari marga Simbolon ini menggelar Kebaktian Paskah di Cibubur, Jakarta Timur Minggu (19/4).
"Karena kita bersama-sama masih dalam suasana paskah, maka kita memperingati paskah tapi juga untuk mempererat tali persaudaraan," kata Lukman Simbolon, SH Ketua Panitia Kebaktian Paskah 2009 Simbolon Suhut Ni Huta Boru, Bere, Ibebere se Jabodetabek berbicara kepada Batak Pos di Gedung Cut Nyak Dien, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur.
Acara yang dimaksudkan pengganti acara tahunan bona taon diikuti setidaknya 2.500 orang dewasa diisi dengan Kebaktian Paskah, dilanjutkan makan siang bersama, ramah tamah, tortor dan hiburan dari artis-artis ibukota seperti Joy Tobing, Franky Sihombing, Dakka Hutagalung, Simbolon Kids, lawak Nai Malvinas, dan door prize
Mereka terlihat antusias mengikuti acara. Semua seragam memakai kaos berwarna merah bertuliskan logo PSBI (Punguan Simbolon dohot Boruna Se Indonesia), terasa sekali tidak ada satupun yang menonjol-nonjolkan diri
Acara dikemas tanpa lelang sehingga semua undangan terutama boru dan bere tak merasa terbebani kehadirannya. Tinggal yang hatinya tergerak saja untuk urunan membantu keuangan panitia. Lukman berharap melalui kegiatan bersama ini seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta tetap satu dan solid. Pada kesempatan itu diadakan pula pendataan seluruh anggota punguan untuk dibukukan dan nantinya dibagikan kepada seluruh anggota.
Sementara 500 anak-anak yang hadir secara khusus diadakan kebaktian dan berbagai kegiatan Paskah berlangsung di ruang terbuka di samping danau, diantaranya lomba mencari telur Paskah dibimbing Guru-Guru Sekolah Minggu HKBP Rawamangun. "Ini, dimaksudkan untuk menanamkan anak-anak agar lebih mengenal sang pencipta yaitu Tuhan kita Yesus Kristus," tambah Lukman.
Teruskan Ruma Parsaktian
Salah seorang keturunan Simbolon Suhut Ni Huta Drs Effendi MS Simbolon yang juga Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Se Indonesia (PSBI), yang menghimpun seluruh marga Simbolon turunan dari tujuh bersaudara (sohe) yang ada di seluruh Indonesia berjanji akan turun tangan langsung merealisasikan pembangunan ruma parsaktian bagi Simbolon Suhut Ni Huta yang Februari lalu sempat terhambat
"Saya akan turun langsung membangun ruma parsaktian itu, pasti akan beres," kata Effendi disambut gembira seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta. Karena, menurutnya adalah hak bagi setiap keturunan Suhut Ni Huta memperoleh atau memperbaiki rumah parsaktiannya.
Politisi senior PDI Perjuangan itu juga berpesan agar seluruh keturunan Simbolon Suhut Ni Huta jangan sampai terputus tali persaudaraan dengan seluruh haha anggi dari yang enam sohe lainnya. Pasalnya, semuanya bersaudara dan berasal dari satu darah yang sama. "Disiplin organisasi dijaga, yang salah diberi sanksi, tapi jangan kita berhadap-hadapan dengan yang lain," kata Effendi
Tentang PSBI Effendi mengatakan, akan mengadakan rapat kerja nasional kedua pada bulan Mei mendatang, sekaligus merestrukturisasi kepengurusan. Khusus PSBI di wilayah Jakarta, sesuai aspirasi warga dalam waktu dekat akan dideklarasikan pembentukan PSBI Wilayah Jakarta Utara, PSBI Jakarta Selatan, PSBI Bekasi dan seterusnya. Pengurus baru yang akan dipilih adalah mereka yang betul-betul mematuhi dan mengerti aturan dan anggaran dasar PSBI.
"Karena PSBI dilahirkan bukan atas dasar rekayasa, bukan atas dasar kemauan orang-orang. Tapi PSBI lahir dari satu keinginan bersama dari keturunan Keluarga Besar Simbolon dari pitu sohe itu," tegas Effendi. hap
Langganan:
Postingan (Atom)
